Pentingnya Mengajarkan Anak Berpikir Sejak Dini
Oleh
: Ade Rukmana, S.Pd
Seminar parenting merupakan salah satu
program Parenting Club (PC) Sekolah Islam Terpadu
Nurul Fajri. Parenting Club adalah istilah
yang digunakan oleh Sekolah Islam Terpadu Nurul Fajri untuk organisasi yang
keanggotaannya dari orang tua siswa. Seminar parenting diadakan bertujuan untuk
menambah wawasan para orang tua dan warga sekolah dalam memberikan proses
pendidikan untuk anaknya atau peserta didik agar menjadi generasi rabbani yang
cerdas dan berakhlak mulia.
Seminar parenting yang dilaksanakan pada Sabtu, 26 Oktober 2019 dengan
mengundang Ibu Wina Risman, M.Ed sebagai narasumber. Tema seminar yang diangkat
adalah pentingnya mengajarkan anak berpikir sejak dini. Alhamdulillah dengan antusias dari para orang tua
dan guru, seminar dihadiri hampir 500 peserta. Proses berpikir pada anak perlu
ditumbuhkan sejak dini, dengan pola pikir yang baik diharapkan anak akan mampu
mengenali konsep diri dan pada akhirnya anak mampu mengidentifikasi dan
memberikan keputusan atau solusi bijak dari permasalahan yang ditemui. Dalam
kamus besar bahasa Indonesia berpikir adalah penggunaan akal budi untuk
mempertimbangkan dan memutuskan sesuatu. Sedang menurut Drever dalam Khodijah
(2006:117) berpikir adalah melatih ide-ide dengan cara yang tepat dan saksama
yang dimulai dengan adanya masalah. Jadi dari kedua penjelasan di atas dapat
disimpulkan bahwa berpikir adalah suatu aktivitas yang melibatkan akal budi
untuk menemukan ide-ide dalam mempertimbangkan dan memutuskan masalah.
Untuk menumbuhkan pola pikir anak sejak dini tentunya peran orang tua
sangat diperlukan. Orang tua merupakan madrasah atau pendidik pertama bagi
anak-anaknya. Tujuh tahun pertama itulah yang harus dimaksimalkan oleh para
orang tua dalam menumbuhkan dan membentuk konsep berpikir anak.
Seperti yang disampaikan oleh Ibu Wina Risman, M.Ed., ada beberapa tips
dalam mengajarkan berpikir anak yaitu sebagai berikut ini.
1. Banyak diskusi tentang segala hal dan sesuaikan dengan usia anak
Kedekatan orang tua dengan anak sangat
penting dalam proses pembentukan atau menumbuhkan pola berpikir anak.
Memberikan perhatian yang baik akan memudahkan orang tua dalam mengenali sifat
dan memberikan kenyamanan untuk anak. Ajak anak untuk berdiskusi dan berikan
kesempatan kepada anak untuk menyampaikan pendapat, bercerita, berkomentar,
bahkan memutuskan atau menyimpulkan hasil diskusi.
2. Banyak bertanya dan menggali pemikirannya
Dengan anak dibiasakan diberikan
pertanyaan, maka anak akan belajar untuk menjawab sesuai dengan pemikirannya.
Berikan pertanyaan yang dapat merangsang pola pikir anak untuk berpikir kreatif
dan kritis.
3. Jangan disela, diremehkan, diinterupsi
Ketika anak sedang bercerita, memberikan
pendapat atau jawaban sebaiknya orang tua sebagai pendengar yang baik, tidak
memotong pembicaraan anak. Berikan pujian atas pendapat atau jawaban anak yang
disampaikan.
4. Beri waktu untuk menjawab
Ketika anak belum menjawab atas
pertanyaan yang diberikan, orang tua sebaiknya memberikan waktu anak untuk
berpikir. Tidak berperilaku kasar ketika anak lama memberi jawaban. Berikan
motivasi bahwa anak bisa memberikan jawaban dengan baik.
5. Hargai jawabannya
Semakin orang tua memberikan penghargaan
kepada anak, maka anak akan termotivasi untuk mengerjakan tanggung jawabnya
dengan baik. Anak akan merasa senang jika ditanya bahkan anak akan terbiasa
untuk bercerita dan memberikan jawaban bijak.
Jika pola pikir yang baik pada anak sudah tumbuh atau terbentuk, maka anak
akan memahami konsekuensi diri dari suatu keputusan, bisa memilih keputusan
terbaik, bisa mencari solusi yang banyak dan baik, membantu memberikan solusi
permasalahan-permasalahan yang ada di sekitar tempat tinggal (masyarakat)
bahkan dunia. Sekolah Islam Terpadu Nurul Fajri siap untuk memberikan pelayanan
prima dalam proses pendidikan menumbuhkan pola pikir siswa sejak dini agar
menjadi generasi rabbani yang cerdas dan berakhlak mulia.

0 Response to "Pentingnya Mengajarkan Anak Berpikir Sejak Dini"
Posting Komentar
Beri Komentar Yang Membangun